Translate

Monday, 26 May 2014

HI Paramadina Presents: Short Diplomatic Course 2014

Hello, party people!
Kali ini saya, anaknya ayah dan ibu saya, ingin nulis tentang pengalaman saya mengikuti SDC nich nich.
Eh apaan sih SDC? Hmmm mau tau bingit?

SDC adalah akronim dari Short Diplomatic Course. Nah SDC tuh bermaksud untuk memberikan kita pengalaman bagaimana sih rasanya jadi delegasi yang ikut sidang Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Asoy dong ye. Nah SDC kali ini tuh termasuk dari mata kuliah Praktek Diplomasi yang kalau saya sih dapet dosen yang namanya mbak Grace. Okay, kembali ke pokok pembicaraan. Jadi, SDC 2014 diselenggarakan di Paramadina Graduate School, lantai 22 Energy Tower, SCBD dari tanggal 25-26 April 2014.

Sebagai pengingat, dulu tahun 2012, saya jadi Liaison Officer delegasi India loh (pamer).

(Ketika masih unyu, saya jadi volunteer di tahun 2012)

Nah tahun ini saya naik pangkat, jadi delegasi hahaha, lebih tepatnya jadi Head of Delegate United Kingdom & Northern Ireland *zaik*. Ada tiga orang lainnya yang menemani gue sebagai delegasi UK, yakni Dani, Veny, dan Ve.
(Delegasi United Kingdom)

Nah kan sidang ini diselenggarakan selama dua hari ya, tapi gue lupa bawa kamera waktu hari pertama jadi ya nunggu kopian foto dari Jabul dulu yak, baru bisa gue unggah *ceilah unggah*.

(Update: udah dapet foto-foto dari Jabul. Muuciaw)

(Sebelum sidang, narsis dulu lah mumpung ganteng)

Hari pertama dibuka oleh kata sambutan dari kaprodi HI, Mas Emil *yang harusnya jadi dosen penyidang di proskrip gue tapi ga dateng* dan akhirnya SDC 2014 resmi dibuka *yeay*

Acara dimulai dengan sidang pleno pertama yang dipimpin oleh Kak Iqbal sebagai Chairperson. Dalam sesi ini seharusnya hanya memaparkan position paper masing-masing negara dan setelah itu ada sesi klarifikasi. Tetapi pada kenyataannya, sesi klarifikasi langsung berubah menjadi ajang pertempuran, saling sikut, saling hantam satu dengan lainnya, terutama antara Perancis dan Rusia. Loh kenapa bisa begitu? Tidak ada yang tahu. Rasanya tuh seperti sewaktu kita bertanya pada diri kita sendiri, "bajaj itu motor atau mobil? motor tapi ban-nya 3, mobil tapi pakai mesin vespa. Yasudahlah"

Mendadak pimpinan sidang bingung dan sidang ditunda selama 5 menit agar seluruh delegasi bisa kembali fokus. Pasca tragedi baku hantam di sidang pleno pertama, delegasi dipecah menjadi dua Working Group (WG). WG 1 membahas tentang isu perdagangan senjata ilegal, WG 2 membahas tentang isu terorisme. Hmmm...so far so good sih di hari pertama. Tidak banyak cerita. Ya palingan tentang bagaimana perjuangan gue untuk dapetin tempat untuk shalat Jumat. Duh, Masjid mana Masjid? GRRRRRR....

HALO, JUMPA LAGI!
Setelah malemnya "menikmati" kemacetan yang sableng di Jakarta #enjoyjakarta, hari kedua kita awali dengan sesi foto-foto sebelum sidang. Itung-itung pelepas stres lah. Nah, berhubung gue bawa kamera sendiri, gue sempatkan diri untuk foto-foto bersama teman-teman tercinta dan tersayang.

(Derina Si Chairperson WG 2, Miftah & Agi)

(Agi Anak Karawang, Sasha "Sahrul")

(Dani "The Stig", Jino "Kepo")

(Fina Cah Jepara, Adi "Daryl" Adzani)

(Joyo "Effendi", Dina "Adik Alay 1")

(Firisa "Rempong", Kidiw "Adik Alay 2")

(Mando, Dina, Adi, Galang, Kidiw)

(Melepas stres sebelum stres)

Gue heran, kenapa SDC kali ini banyak banget yang #marah -marah deh. Chairman-nya #marah, delegasi Cina juga #marah. HERAN! *ikutan #marah*.

(Suasana WG 1 hari ke-2)

(*foto titipan* Ke-narsis-an para delegasi di WG 2)

Jadi, WG 1 lagi memasuki pembahasan draft resolution setelah sepanjang sidang terus diperdebatkan. Keliatan banget si Aang dan sekretariat kepusingan, kebetean, kekekian, marah marah marah padahal cuma ngomongin pengeditan draft secara redaksional. Cina dan Rusia berkoalisi, saudara-saudara sekalian. Baru poin pertama tentang "tenggat waktu dalam penandatanganan dan peratifikasian ATT", udah ngabisin lebih dari 10 menit sendiri loh. Kurasa waktu ini tidak cukup bagiku dan diperlukan waktu tambahan 2x15 menit *kok kaya perpanjangan waktu di bola*.

(UK's delegates are thinking....and still thinking)

(Mayor Dery)
(Zakira "Dalces")
(Zaik banget dah Galang akting ngangkat plakatnya)


Nah, masuklah ke sesi makan siang. Huft capek ya. Sama capeknya seperti ketika aku menunggu kepastian dari dirimu #marah
(Inget tong, sebelum makan itu berdoa, bukan fotoin makanannya)

Mumpung makan siang, foto-foto dulu aaaah. Kapan lagi bisa kaya gini broh?

(Dery, Galang, Tomo, Dani)

(Skill orasi Anak Beswan)

Pembahasan draft di WG 1 begitu panas bung. Terutama ketika memasuki poin terakhir dimana delegasi Cina menawarkan pembentukan badan baru di bawah PBB yang mengurusi pengaawasan ekspor, impor, dan transfer senjata, baik yang kecil maupun yang konvensional atas nama UNTOS *lupa kepanjangannya apaan. Hanya Adit yang tau*. Duh delegasi UK tidak terima akan hal itu karena PBB sudah mengakui IANSA di bawah UN DPI-NGO #marah. Yaudah skip aja kali ya. Ini malah jadi kaya curhat. Jadi intinya, UNTOS ditolak *muahahahaha*, lalu WG 1 membuat draft resolusi untuk dipresentasikan di sidang pleno terakhir.
(Tersangka inisiator UNTOS)

(Mantan Caleg yang bobo gara-gara lama nungguin Pleno)

Nah, sesi selanjutnya adalah sidang pleno terakhir. Di sini, draft resolusi WG 1 dan WG 2 akan dibahas kembali dan dicerca redaksinya sampai akhirnya bisa menjadi sebuah resolusi. Oiya, karena entah kita semua TULO atau gimana, resolusi kali ini HANCUR sekali redaksinya. Sepertinya mereka mulai lelah dan lapar *padahal baru makan*. Dari judul aja udah salah ya pak. Isinya apalagi wkwkwk ya sudahlah. Setelah disahkan, semua bersorak gembira penuh dengan suka cita seperti baru bebas dari penyiksaan lahir dan batin.
(Suasana Sidang Pleno terakhir)

Sesi selanjutnya ada penutupan kembali dari Mas Emil lalu dilanjutkan kesan pesan dari Mbak Grace dan Mas Putra sebagai dosen mata kuliah tercinta ini. Setelah itu, waktunya narsis deeeeh hahaha. Wajar lah ya namanya juga anak jaman sekarang.

 
(Delegasi UK dan Mbak Grace)

(Cie Tesa, pegang-pegang tangan gue aja)

(Yong Fu, Sasho)

(Mpok Bekasi 2013, Diffa)

(Ciat, ciat foto bareng artis RCTI, Oci)

(Mando "Alay" dari Manado)

(Bu Guru Aini Penguasa Taman Mini)

(Puput Anak Ternate)

(Emil yang "Tak Belajar")

 (Ve-Zer, Aremania)

(Mr. Sandy)

(Gema, Aini, Prita)

(Dinar, Yoona KW 2)

(Murni dan Odel *volunteer* yang di mata gue akan selalu jadi anak kembar) 

(Tribute to Joyo: THE EFFENDERS) 

Udah? UDAH PUAS LU LIAT FOTO-FOTO DI ATAS? wkwkwk. Ya itulah akhir kisah dari SDC 2014 yang berlangsung selama dua hari tersebut. Sampai bertemu di lain kesempatan. Seperti biasanya, ini blog gak akan ada yang baca, apalagi peduli wkwk. GRACIAS, AMIGOS!

(Foto penutupan, gedean dikit, spesial lah kaya kamu yang spesial di hatiku)


Tambahan:
Oiya tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih pada para volunteer yang ikut membantu kami, para delegasi, dalam sidang kali ini. Tanpa kalian, kami akan kesusahan untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Tungguin aja yak. Tahun 2016, Insya Allah, kalian akan jadi delegasi kok.

(Volunteer 2014)


*kehabisan kutipan wkwkwk*

Regards,

GN
260514

No comments:

Post a Comment